Rabu, 27 November 2013

Diposting oleh Anita Puspa Sari di 00.14
Reaksi: 
Hindarkan Remaja Dari Narkoba
Hindarkan Remaja dari Narkoba
Pergaulan dan perilaku remaja saat ini cukup memprihatinkan. Berbagai kasus yang melibatkan remaja hampir setiap hari menghiasi pemberitaan di media massa. Kondisi tersebut cukup membuat kita miris. Apa jadinya, jika anak yang kita cintai terlibat dalam hal-hal yang dapat merusak masa depannya?
Berbagai kasus terjadi di kalangan remaja, diantaranya, tawuran, seks bebas, penyalahguaan narkoba dan lain sebagainya. Padahal sesungguhnya, dari tangan-tangan mereka itulah perjalanan negara ini akan dilanjutkan. Jika mereka terus terlibat dalam perbuatan negatif tersebut, bagaimana kelanjutan bangsa ini nantinya?
Masa remaja merupakan periode antara masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Masa ini sangat berperan penting bagi perkembangan kehidupan remaja pada masa mendatangnya. Bila seorang remaja pernah memakai narkoba, jika tidak cepat diantisipasi, maka kemungkinan besar dia akan menggunakan narkoba hingga ia dewasa. Hal itu tentu saja dapat merusak kehidupan dan cita-citanya pada masa mendatang.
Pada periode remaja, rasa ingin tahu (mencoba-coba), mengikuti trend, gaya hidup, bersenang-senang, dan rasa untuk dihargai oleh teman-temannya sangatlah besar. Sehingga hal itu dengan mudah dapat membuat remaja untuk menggunakan narkoba dalam kehidupannya. Berdasarkan data yang diperoleh dari sejumlah referensi, terbukti yang paling banyak mengonsumsi narkoba adalah dari kelompok remaja.
Masalah ini semakin sulit lagi jika mereka menggunakan narkoba yang menggunakan jarum suntik secara bergantian. Sehingg berbagai penyakit rentan menular seperti HIV/AIDS yang dapat menyebar dengan mudah. Bila terus dibiarkan akan merusak kehidupan anak bangsa dan tentunya akan merusak sumber daya manusia suatu negara.
Dalam kondisi ini, kita tidak serta merta menyalahkan mereka. Peran orang tua, guru, dan pemerintah sangat penting dalam hal ini. Segala usaha haruslah kita lakukan guna bisa menyelamatkan mereka dari lingkaran hitam narkoba.
Sejumlah cara dapat dilakukan untuk menghindarkan mereka dari bahaya narkoba. Misalnya, pertama, memberikan penyuluhan/penyebaran informasi akan bahaya narkoba. Hal ini dapat dilakukan melalui banyak cara, contohnya, penyuluhan di sekolah, melalui iklan layanan masyarakat, pendekatan melalui keluarga, dan melalui kegiatan positif yang berhubungan dengan anti narkoba. Instansi pemerintah, harus lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga.
Kedua, melakukan kegiatan positif misalnya berolah raga, dan melaksanakan bakti sosial sehingga remaja tidak akan berpikiran untuk menggunakan narkoba karena mereka sibuk dengan aktifitas baik yang mereka lakukan. Ketiga, peduli dengan kawan yang mungkin akan atau sudah menggunakan narkoba dengan memberikan peringatan serta nasihat kepada mereka.
Keempat, orang tua selalu melakukan pendekatan kepada anaknya. Ada beberapa trik dan tips yang dapat dilakukan saat berkomunikasi dengan anak adalah, diantaranya, perhatikan ekspresi/mimik muka dan bahasa tubuh anak. Apakah si anak gugup atau merasa tidak nyaman, seperti merengut, memainkan tangannya, menggoyang kaki, tidak berani menatap mata kita atau seringkali melihat jam dan sebagainya?  Atau si anak terlihat tenang, tersenyum atau menatap langsung mata kita? Bacalah tanda-tanda ini untuk mengetahui perasaan si anak yang sebenarnya.
Sepanjang diskusi dengan si anak berlangsung, perhatikan apa yang dikatakannya. Bila diskusi ini dilakukan dengan posisi duduk, dekatkanlah diri denganya. Bila dilakukan dengan berjalan, peluklah bahunya. Dan sering-seringlah melakukan kontak mata.
Tanggapilah apa saja yang dikatakan oleh sang anak. Remaja sangat suka apabila apa yang dikatakanya ditanggapi oleh pendengar. Namun, gunakanlah bahasa yang baik dan tidak momojokkannya pada posisi yang tidak menguntungkannya. Jangan mengabaikan hal yang tidak mau didengar darinya. Karena, biasanya hal itulah yang merupakan hal penting dari masalah tersebut.
Berusahalah mengerti apa yang dirasakan si anak pada posisi itu. Jangan langsung memberikan nasihat atas apa dari setiap kata yang diucapkan oleh anak. Sebaiknya selesaikan hingga ia selesai, yakinkan bahwa kita mengerti apa yang dimaksud oleh sang anak.
Buah hati kita adalah harapan untuk masa depan. Bagaimana masa depan mereka akan indah jika dalam perjalanannya telah "dihabisi" oleh narkoba. Untuk itu, peran kita semua menyelamatkan mereka dari bahaya "barang-barang haram" itu harus kita tingkatkan. Jika semua pihak ikut andil dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba, Insya Allah, kita akan bisa melihat senyum mereka di masa depan. (pas)

0 komentar:

Posting Komentar

 

just a blog. not real. Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review